X-Steel - Wait Be.Project
~ SEMOGA BERMANFAAT DAN BERGUNA UNTUK ANDA ~

Thursday, May 28, 2015

EXPLORER TO TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM AT PULAU TEKENANG

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Taman Nasional Danau Sentarum berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat. Letaknya kira-kira 700 kilometer dari Pontianak. Secara administrasi kawasan ini meliputi 7 (tujuh) Kecamatan yaitu Kecamatan Batang Lupar, Badau,Embau, Bunut Hilir, Suhaid, Selimbau dan Kecamatan Semitau. Secara Geografis kawasan Taman Nasional terletak di antara 00º45 ́ - 01º02 ́ LU dan 111º55 ́ - 112º26 ́ BT atau berjarak sekitar 100 km di sebelah Utara garis Equator. 
Di kawasan Danau Sentarum terdapat dua buah sungai utama yaitu Sungai Tawang dan Sungai Leboyan. Sungai Tawang merupakan sungai yang menghubungkan antara Sungai Kapuas dengan komplek danau di Taman Nasional Danau Sentarum, sedangkan Sungai Leboyan berhulu ke Sungai Embaloh.  Di dalam kawasan Taman Nasional Danau Sentarum terdapat lebih dari 45 dusun permanen dan 10 dusun musiman yang letaknya tersebar di dalam kawasan. Dari penggalian sejarah, dusun-dusun yang berada dalam kawasan ada sejak sebelum abad 18 atau sekitar lebih dari dua abad yang lalu. Yang berarti sangat jauh jarak waktunya dengan penetapan kawasan ini sebagai kawasan konservasi. Menurut batas-batas kawasan yang ada saat ini mencakup bagian tidak kurang dari 5 kerajaan yang terbentuk saat ini, yaitu Kerajaan Selimbau, Suhaid, Jongkong, Bunut dan Piasa dengan adat-istiadat yang berbeda-beda. Saat ini batas-batas tersebut telah menjadi kecamatan sehingga batas asli kerajaan sudah tidak jelas lagi, yang ada saat ini adalah batas-batas wilayah kerja nelayan.
Masyarakat Melayu tinggal di rumah lanting (rumah terapung), rumah jangkung (tiang tongkat rumah tinggi), dan rumah perahu (motor bandung/kelotok). Mata pencaharian mayoritas masyarakat melayu adalah nelayan dengan berbagai kegiatan antara lain menjala, memukat, memasang sentaban (jebakan ikan), memelihara ikan dalam karamba serta mengumpulkan ikan-ikan hias. Ikan yang dihasilkan berupa ikan segar, ikan salai/asap, ikan asin dan ikan hias. Jenis ikan untuk konsumsi seperti Toman, Jelawat, Patin, Lais dan Belida, sedangkan ikan hias misalnya Ulanguli dan Siluk Merah Super. Hasil panen ikan dari kawasan Danau Sentarum diperkirakan antara 5 – 6 milyar per tahun  

PUNCAK BUKIT TEKENANG 
Selain itu sebagian masyarakat bermata pencaharian sebagai peternak lebah madu liar (Apis dorsata). Madu yang dihasilkan telah menjadi sumber pendapatan masyarakat sejak ratusan tahun yang lalu. Keaslian madu Danau Sentarum telah diakui secara Internasional terbukti dengan didapatkannya sertifikat dari BIOCERT.Repak Tikung Lalau Rumah Betang.
Hasil madu yang dipanen setiap tahunnya berkisar antara 10 – 20 ton, atau senilai dengan uang 250 – 500 juta rupiah. Pengambilan madu dilakukan secara tradisional melalui 3 mcara yaitu: Tikung (Sarang buatan), Lalau (Lebah bersarang di kayu besar),dan Rapak (Lebah yang bersarang di sembarang tempat).
Sebagai daerah tujuan wisata, faktor pendukung seperti penginapan saat ini sudah mulai berkembang.Penginapan kelas melati mudah ditemui di Lanjak, Semitau, dan Selimbau. Sementara jika ingin menginap di Lanting (penginapan terapung) dapat ditemukan di daerah Semitau dan bagi yang ingin menginap di motor bandung (kelotok) yang berlabuh di sekitar kampung / desa bisa menghubungi pemilik kelotok / motor bandung tersebut.Fasilitas penginapan yang tersedia di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum belum begitu memadai, adapun rute perjalanan sebagai berikut :
1.)Mengendarai pesawat terbang dari Pontianak ke Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu, kemudian dari  Putussibau ke Nanga Suhaid (Jurusan Sintang) dengan menggunakan :
- Speedboat 40 PK selama 5 jam
- Motor bandung selama 1 hari Dari Suhaid ke kawasan Taman Nasional Danau Sentarum
2.)Menggunakan bus dari Pontianak ke Sintang selama 8-9 jam.Kemudian perjalanan dilanjutkan dari Sintang ke Semitau dengan:
- Minibus / L.300 selama 4 jam
- Speedboat 40 PK selama 5 jam
- Motor Bandung selama 1½ hari.
Dari Semitau ke kawasan Taman Nasional Danau Sentarumm menggunakan Speedboat 40 PK selama 1½ Jam atau menggunakan motor tambang / bandung selama 6 jam.

No comments:

Post a Comment